Mengenal Metode Unschooling

Published by:

TERINSPIRASI oleh seorang kawan yang telah menerapkan Unschooling pada putranya. Dimana saya dan istri mengikuti segala catatan-catatannya yang dibagikan melalui media sosial. Dan kamipun sering membagikannya kembali pada teman-teman kami. Mungkin Anda sudah bisa menebak, siapa orangnya. 🙂

Seiring waktu kami pun sepakat untuk menerapkan hal ini pada putra kami. Dimana saat artikel ini saya tulis, usia putra kami baru 2 tahun 3 bulan. Bagi kami, inspirasi dan informasi berkaitan dengan Unschooling yang dibagikan oleh kawan kami di media sosial, bagaikan pelita di lautan gelap. Sangat mencerahkan dan menginspirasi. Sehingga setelah melalui diskusi-diskusi panjang, maka kami sepakat menerapkan metode Unschooling pada putra kami. Continue reading

Cara Menangani Anak Mogok Sekolah

Published by:

Hari ini adalah hari pertama masuk sekolah. Sebuah momen yang ditunggu-tunggu setelah sekian waktu lamanya anak usia sekolah menikmati libur panjang. Apalagi tahun ini libur kenaikan kelas mengiringi libur hari raya Idul Fitri tahun 2017.

Bagaimana dengan Anda, apakah Anda juga termasuk parents yang kembali melakoni jibaku pagi hari persiapan anak sekolah ? ☺

Sebagian anak hari ini menikmati kelasnya yang baru. Setingkat lebih tinggi dari kelas sebelumnya. Meskipun masih di sekolah yang sama. Dan sebagian anak lainnya hari ini mulai menapaki sekolahnya yang baru.

Continue reading

Dalam Menangani Marah, Apakah Anda Termasuk Tipe Ke-5?

Published by:

Ada banyak hal yang dapat menyebabkan seseorang menjadi marah. Sangat wajar sekali, setiap manusia dianugerahi rasa marah dan sabar, tergantung bagaimana Anda mengontrol kedua sifat tersebut. Ada beberapa cara orang menangani perasaan MARAH :

1. REPRESI.
Menahan amarah. Cara ini tampak bijaksana. Namun kemarahan yang selalu ditahan, akan menjadi endapan psikologis yang bisa meledak kapan saja tanpa bisa diduga.

Dengan cara ini Anda bisa selalu tersenyum meskipun sedang marah. Sekaligus memicu penyakit psikosomatis dalam tubuh Anda.

2. MENYAKITI DIRI SENDIRI
Cara ini memang merupakan bentuk pelepasan ketegangan. Namun ketika Anda sedang marah karena perilaku orang lain pada Anda, lalu Anda menyakiti diri sendiri. Betapa ruginya Anda. Misalnya mogok makan, membenturkan kepala ke dinding, memukul-mukul dada, dll.

Bisa Anda bayangkan betapa hancurnya tubuh Anda ketika Anda menghadapi kondisi-kondisi yang membuat Anda marah. Orang lain yang bersalah, namun tubuh Anda yang malah hancur tersakit.

Continue reading

Cara Menghindari “Star Syndrome”

Published by:

Artikel ini bersumber dari website www.oktastika.wordpress.com, Star Syndrome adalah sebuah satu ciri-ciri, simtom, atau tanda-tanda tentang perasaan sebagai seorang bintang (star). Orang-orang yang terjangkit star syndrome merasa dirinya adalah seorang bintang, selebritis, atau orang penting. Sehingga perilakunya mencontoh perilaku selebriti, namun sesuai dengan persepsinya sendiri. Setidaknya perilaku selebritis yang dicontoh adalah seperti yang dia anggap tertayang di film, terkabar di infotainment, atau sesuai praduganya sendiri.

Orang yang rawan terkena star syndrome adalah orang yang biasa-biasa saja. Perhatian dari lingkungan pun biasa-biasa saja padanya. Namun pada suatu momen dia mendapatkan perhatian lebih dari masyarakat. Ada hal yang membuatnya menjadi spesial. Bisa jadi karena dia berprestasi di suatu bidang, atau berjasa pada suatu peristiwa, atau apapun. Atau bisa juga menjangkiti seseorang yang baru saja menjadi public figure. Misalnya penyanyi, seniman, pejabat kampung, motivator, ustad, dosen, dan lain-lain, yang baru saya mendapat perhatian dari masyarakat melalui profesinya tersebut. Continue reading

WordPress SEO fine-tune by Meta SEO Pack from Poradnik Webmastera