085105224499 Cara Mengatasi Stres Pikiran

Stress adalah istilah yang sering digunakan oleh masyarakat untuk menggambarkan kondisi ketegangan pikiran. Dan memang demikianlah pemahaman yang mudah.

Stress berasal dari tekanan dalam kehidupan. Baik tekanan dari luar diri, atau tekanan dari dalam diri. Tekanan dari luar adalah suatu kondisi yang menekan mental seseorang dari luar dirinya. Misalnya pertengkaran, bentakan, cacian, hinaan, dan segala peristiwa yang mengejutkan lainnya. Sedangkan tekanan dari dalam diri sendiri biasanya berupa perasaan takut, merasa bersalah, merasa berdosa, khawatir, dan lain sebagainya. Terkadang tekanan dari dalam diri sendiri tidak berhubungan dengan tekanan dari luar. Pada kondisi tertentu, seseorang akan merasa stress meskipun tidak ada tekanan dari luar. (Cara mengatasi stres pikiran).

Stress dalam kadar tertentu bisa memberikan dampak positif. Misalnya menjadikan seseorang  semakin kreatif, bersemangat, hingga memunculkan potensi yang terpendam. Namun stress dalam kondisi tertentu bisa memunculkan menurunnya kualitas dan kondisi kehidupan seseorang. Dan jika stress yang dialami berlebihan, maka bisaa memicu terjadinya depresi.

Diantara dampak (indikasi) stress yang negatif, diantaranya adalah:

  1. Demotivasi (malas)
  2. Putus asa
  3. Penyakit psikosomatis (penyakit fisik yang disebabkan oleh ketegangan pikiran).
  4. Sulit tidur (insomnia) / terlalu banyak tidur.
  5. Nafsu makan hilang / terlalu banyak makan.
  6. Nafsu sex rendah / nafsu sex terlalu tinggi.
  7. Suka banyak belanja, meski tidak membutuhkan barangnya.
  8. Lelah tanpa sebab yang jelas.
  9. Marah tanpa sebab yang jelas.
  10. Gelisah tanpa sebab yang jelas.
  11. Mudah lupa.
  12. Sulit berkonsentrasi.
  13. Suka melamun.
  14. Malas bersosialisasi
  15. Dan lain-lain

Stress pada dasarnya disebabkan oleh kesenjangan antara harapan dan kenyataan. Harapan dalam hal ini bisa bermacam-macam. Termasuk harapan yang tanpa disadari, yang merupakan kondisi kehidupan yang seharusnya dijalani seperti yang diajarkan oleh lingkungan sejak kecil. Ketika terjadi peristiwa yang mengganggu terwujudnya kehidupan yang ideal (seperti yang diharapkan), maka saat itulah terjadi stress.

Untuk menghindari dan melepaskan diri dari stress, terdapat beberapa hal sederhana yang bisa Anda lakukan, yaitu :

  1. Kenali dan tentukan impian (tujuan hidup) Anda.
  2. Jika stress terjadi berkaitan dengan kegagalan Anda mencapai impian, coba temukan substansi impian Anda yang gagal tersebut. Dari substansi ini kemudian coba subtitusikan pada imipan yang baru dan memungkinkan untuk Anda wujudkan.
  3. Temukan makna positif dari penyebab stress Anda. Yakini bahwa Tuhan maha pengasih dan maha penyayang. Mustahil Tuhan menyengsarakan hidup Anda. Pasti Beliau memberikan berkah luar biasa dibalik kesulitan yang telah Anda hadapi.
  4. Lakukan kunjungan (silaturahim) pada kerabat atau teman yang berpikiran positif. Dengan harapan mendapatkan inspirasi ataupun wawasan yang bisa menambah semangat untuk berjuang menuju kehidupan yang lebih baik.
  5. Konsumsi informasi-infomrasi yang positif saja. Yang membawa Anda pada kesenagan (misalnya hobby), atau hal-hal yang membuat Anda tertawa dan bersemangat.
  6. Rubah pola atau alur hidup Anda menjadi lebih positif dan bahagia.
  7. Hindari untuk berulang-ulang menceritakan kegagalan Anda.

Stress adalah sebuah kondisi yang normal untuk Anda alami. Stress bisa menjadi pemicu kehidupan Anda semakin hebat, atay malah sebaliknya membuat hidup Anda terpuruk. Stress pada dasarnya adalah hampa (tanpa makna). Andalah yang memberikan makna pada kondisi stress Anda. Jika Anda memaknai stress sebagai pemicu kesuksessan, maka Anda sedang menikmati stress yang bermanfaat. Namun jika sebaliknya Anda memaknai stress sebagai masalah hidup Anda, maka bersiaplah kehidupan Anda benar-benar dipenuhi oleh masalah.

Semoga artikel ini bermanfaat.

 

+Oktastika+

 

NB: Informasi jadwal konseling langsung dengan Oktastika hubungi WA 085105224499

WordPress SEO fine-tune by Meta SEO Pack from Poradnik Webmastera