Adjustment (penyetelan diri, penyesuaian diri) : 1. Variasi dalam kegiatan organisme untuk mengatasi suatu hambatan dan memuaskan kebutuhan-kebutuhan.

2. Menegakkan hubungan yang harmonis dengan lingkungan fisik dan sosial. Definisi pertama menyatakan secara tidak langsung adanya situasi pemecahan masalah, dalam mana organisme atau seseorang merasakan adanya kebutuhan yang tidak dapat dipuaskan dengan cara-cara biasa. Dalam situasi sedemikian tingkah laku diubah-ubah, sampai ditemukannya reaksi yang bisa memberikan kepuasan. Sebaliknya, reaksi jawaban sedemikian ini menjadi cara kebiasan dalam mereaksi. Definisi kedua kurang menekankan masalah ketrampilan-ketrampilan atau hal-hal belajar, malahan mendekati ide akomodasi sosial (social accommodation) atau konformitas (persesuaian, kecocokan).


Istilah Adjustment, accommodation dan conformity itu kadang kala dapat dipertukarkan  satu sama lain. Betapa pun, adjustment secara tidak langsung menyatakan adanya peranan yang lebih aktif pada individu. Accomodation dan conformity lebih bersifat pasif, dan secara tidak langsung menyatakan suatu “penyerahan”, atau rasa mengalah” untuk bisa mencapai keserasian atau harmoni.
{jcomments on}