Belajar Ilmu Hipnotis

Banyak cara yang bisa Anda lakukan dalam belajar ilmu hipnotis. Menyesuaikan kebutuhan Anda, jika Anda belajar ilmu hipnotis hanya untuk sekedar tahu, maka dengan membaca buku, membaca artikel website tentang hipnotis sudah cukup untuk memperoleh pengetahuan tentang ilmu hipnotis. Anda tidak harus mengikuti pelatihan – pelatihan hipnotis.

Namun jika Anda ingin menguasai ilmu hipnotis, sebaiknya Anda mengikuti pelatihan – pelatihan hipnotis secara langsung. Dalam artikel sebelumnya (Perbedaan hipnotis, hipnosis dan hipnoterapi) saya sudah menyampaikan perbedaan dari ketiga kata tersebut. Anda bisa membacanya untuk menambah wawasan, sebelum Anda memutuskan mengikuti pelatihan hipnotis.

Ketika Anda belajar ilmu hipnotis, Anda akan mengenal istilah sugestibilitas, induksi, deepening, terminasi. Test Sugestibilitas dilakukan untuk mengetahui seseorang apakah memiliki tingkat sugestibilitas tinggi, sedang atau rendah. Ketika seseorang memiliki tingkat sugestibilitas tinggi, maka orang tersebut cenderung mudah untuk dihipnosis. Semakin rendah tingkat sugestibilitas seseorang, maka akan cenderung lebih sulit untuk dihipnosis.

Induksi adalah suatu teknik atau mekanisme komunikasi yang digunakan untuk membawa subjek masuk ke dalam kondisi hipnosis. Dengan induksi, pikiran sadar subjek “diakali” sehingga menjadi sibuk, bosan atau lengah dalam menjaga pintu gerbang bawah sadar. Dengan demikian, hipnotis dapat langsung berkomunikasi dengan pikiran bawah sadar. Setelah subjek berhasil masuk dalam kondisi hipnosis, Anda dapat memperdalam tingkat trance yang dicapai subjek, inilah yang disebut deepening.

Terminasi adalah proses membangunkan subjek dari kondisi hipnosis menuju kondisi kesadaran penuh. Untuk mengakhiri sesi hipnosis yang Anda lakukan.

Semoga bermanfaat.

WordPress SEO fine-tune by Meta SEO Pack from Poradnik Webmastera