Patah Hati adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan perasaan ketika putus cinta. Serangkaian perasaan yang mengganggu seseorang yang sedang mengalami putus cinta. Apakah Anda pernah mengalami putus cinta ?

Patah Hati biasanya terdiri dari perasaan kecewa, marah, malu, hingga perasaan putus asa. Seakan hidup ini telah berakhir. Dan tidak ada yang namanya masa depan. Semuanya telah hancur seiring terjadinya peristiwa yang membuat putus cinta. Segala aktivitas keseharian menjadi hampa. Apakah aktivitas sekolah, aktivitas kerja, aktivitas bisnis, dan lain sebagainya. Semuanya terasa berat untuk dilakukan. Sebagian orang bahkan menjadi malas makan dan mengurung diri di kamar.

Cara mengatasi patah hati

Patah Hati secara teknis disebabkan oleh banyak hal. Namun jika diperhatikan lagi, terdapat substansi yang terjadi di setiap pertistiwa Patah hati. Berikut ini adalah penyebab Patah Hati :…

  • Harapan yang berlebihan pada pasangan.
  • Kebahagiaan bersyarat. Dalam arti membatasi diri tentang kebahagiaan. Misalnya keyakinan “Aku akan / pasti bahagia, jika aku menjadi pasangannya”.
  • Menyerahkan hidup (berserah diri) pada pasangan.
  • Sempitnya wawasan kehidupan.

Ketika sepasang kekasih menjalin hubungan dengan melibatkan poin-poin diatas, maka bisa jadi pasangan tersebut akan rentan pada peristiwa Patah Hati.

Patah Hati meskipun merupakan sebuah fenomena psikologis yang menyakitkan. Patah Hati bisa dihindari. Atau jika sudah terlanjur terjadi, bisa juga disembuhkan dengan melakukan hal-hal berikut :

  • Temukan dan sadari impian/tujuan hidup pribadi. Temukan tujuan hidup yang berwujud (contoh : rumah, mobil) bukan yang abstrak (contoh : kaya, bahagia).
  • Tujuan hidup juga harus membangkitkan emosi positif. Jadi ketika mengingat impian tersebut, maka muncul perasaan senang, bangga, bahagia, dll.
  • Katakan pada diri Anda, bahwa Patah Hati Anda sudah berakhir. Mulai sekarang dan seterusnya Anda hanya berfikir, merasakan dan melakukan hal-hal yang mengantarkan Anda pada impian.
  • Katakan pada diri Anda, bahwa Tuhan hanya akan memberikan yang terbaik untuk hambaNya. Jika seseorang menjauh dari Anda (membuat Anda patah hati), maka bisa jadi dia bukan yang terbaik untuk Anda. Karena jika mantan Anda adalah orang yang terbaik untuk Anda, pasti Tuhan akan mempersatukan Anda.
  • Katakan pada diri Anda, bahwa Anda bertekad untuk hidup lebih baik dari sekarang. Jika Anda berhenti hidup sekarang, dunia tetap berputar, dan segala hal indah bisa saja terjadi tanpa bisa Anda bisa nikmati. Sebaliknya, jika Anda memutuskan untuk bertahan hidup dan fokus pada mewujudkan impian. Maka segala keindahan dunia di masa depan masih bisa Anda nikmati.

Sumber : http://oktastika.wordpress.com/