Category Archives: Cara Mengatasi Minder

Mengapa Karyawan Harus Bisa Presentasi?

Published by:

Saya teringat ketika seseorang datang ke tempat kami untuk berkonsultasi. Anggap saja namanya pak Tono (bukan nama sebenarnya). Dia adalah seorang ahli mekanik di sebuah perusahaan internasional. Dimana dia telah memiliki masa kerja sangat lama di perusahaan tempat dia bekerja. Namun selama sekian tahun dia selalu menduduki jabatan yang sama, serta pangkat yang kenaikannya bisa dibilang sangat lambat.

Pak Tono berkonsultasi ke tempat kami dengan keluhan depresi dan cemas. Puncaknya dalam dua minggu ini, kecemasan pak Tono semakin besar dan sulit dikendalikan, khususnya ketika akan berangkat bekerja.

Kami pun mencoba membantu pak Tono memetakan sejak kapan kecemasan itu muncul, saat kapan saja muncul kecemasan tersebut. Sambil pula memetakan karakteristik situasi atau kondisi yang menjadi stimulus munculnya kecemasan tersebut.

Pendek kata, dalam obrolan tersebut kami temukan bahwa pak Tono memiliki permasalahan dalam hal presentasi. Agak kompleks memang. Karena berkaitan dengan pengalaman masa kecil, persepsi tentang orang yang berbicara di depan umum, hingga minimnya teknik presentasi yang diketahuinya. Sehingga kecemasan pak Tono selalu muncul jika pak Tono menduga bahwa dirinya harus melakukan presentasi pada hari itu.

Selama ini pak Tono selalu berhasil “melarikan diri” dari momen presentasinya. Dia memiliki strategi jitu, ditambah lagi serangan psikosomatis yang selalu terjadi saat dia cemas. Misalnya pusing, gangguan pencernaan, dan lain sebagainya.

Sebagai seorang ahli mekanik yang memiliki masa kerja cukup lama di perusahaan tersebut. Dimana dia secara otomatis sangat mengenal karakteristik serta kebutuhan produksi perusahaan tersebut. Pak Tono menjadi orang yang kompeten untuk dimintai pertimbangan oleh jajaran tinggi di perusahaan tersebut. Termasuk mendampingi direksi ketika berhadapan dengan pihak rekanan. Khususnya berkaitan dengan mekanik.

Untuk menunaikan tugasnya ini, pak Tono selalu mendelegasikan pada anak buahnya. Pak Tono selalu memiliki anak buah andalan. Diamana para anak buahnya ini sudah dipersiapkan pak Tono untuk memahami seluk beluk mekanik di perusahaan tersebut. Sehingga para anak buahnya ini bisa melakukan presentasi yang meyakinkan.

Menariknya dalam kasus ini adalah, para anak buah pak Tono selalu bisa memuaskan para pimpinan dalam setiap presentasinya. Sehingga satu per satu anak buah pak Tono mendapatkan promosi. Hingga ada yang menduduki jajaran atas. Hal ini pula lah yang semakin menambah beban psikologis pak Tono. Dimana para juniornya telah melejit ke jajaran atas. Sedangkan pak Tono masih berada di posisi yang sama dalam sekian tahun.

Kasus pak Tono ini merupakan salah satu fenomena yang menyentil wawasan kita. Bahwa KEMAMPUAN PRESENTASI adalah sangat penting dimiliki oleh karyawan. Memang tidak semua bidang kerja harus juga memiliki kemampuan presentasi. Namun setidaknya orang-orang yang tugasnya berkaitan dengan pemasaran, pengembangan dan lainnya, perlu untuk memiliki kemampuan presentasi. Setidaknya mampu menyampaikan gagasan-gagasannya dengan santun dan mudah dipahami serta menarik.

Setidaknya kasus pak Tono bisa menjadi inspirasi untuk Anda para pemilik usaha, dan Anda para karyawan. Sehingga sama-sama mampu bersinergi mewujudkan kepentingan bersama.

Rasa Kurang Percaya Diri Membuat Saya Sulit Menjelaskan Sesuatu

Published by:

Melalui chat WhatsApp seorang klien menceritakan kondisi permasalahan yang tengah ia alami. Dia seorang mahasiswa di salah satu Perguruan Tinggi di Surabaya. Saat ini masih berusia 20 tahun.

Problem yang dia alami adalah tentang rasa kurang percaya diri. Rasa kurang percaya diri membuatnya menjadi orang yang tertutup dan cenderung pendiam, kesulitan untuk bercerita atau menjelaskan sesuatu secara detail. Dampak lain dari rasa tidak percaya diri tersebut adalah tidak berani untuk berbicara didepan umum, bicara terbata-bata, gugup dan grogi serta tidak bisa improvisasi ketika harus berbicara didepan kelas.

Akan tetapi dia bisa bercerita atau mencoba mendeskripsikan sesuatu ketika gak ada orang atau sendirian dirumah, saat seperti itu bisa berbicara dengan lancar. Saat ngobrol sama teman-teman juga bisa dengan lancar. Namun saya heran, ketika saya berbicara dengan orang lain yang tidak begitu dekat atau dikerumunan banyak orang, hanya bisa mengeluarkan sedikit kata-kata saja, tidak bisa bercerita panjang lebar atau menjelaskan sesuatu secara detail.

Saya berpikir, kondisi ini membuat saya tidak akan berkembang. Saya sudah mencoba untuk melawan, akan tetapi hal itu membuat saya merasa takut sendiri. Saya menyadari kondisi ini ketika memasuki perkuliahan. Saya merasa kondisi ini disebabkan oleh lingkungan keluarga, waktu kecil saya kurang diajak berkomunikasi. Saya merasa tidak begitu berarti, tidak dianggap, saya tidak berani mengeluarkan pendapat dan lainnya. Kemudian saya memilih untuk melakukan hipnoterapi untuk mengatasi problem yang tengah saya alami ini, saya mendapatkan informasi dari internet, bahwa Hipnoterapi efektif untuk mengatasi problem psikis atau psikologis seperti yang saya alami ini.

Hal tersebut memang benar, Hipnoterapi adalah salah satu solusi yang efektif untuk mengatasi rasa minder atau kurang percaya diri. Dengan hipnoterapi, kami akan membantu Anda untuk merubah pola pikir yang membuat Anda merasa minder. Karena sering terjadi, rasa minder tersebut disebabkan oleh pola pikir yang keliru terhadap diri sendiri.

085105224499 Mengatasi Rasa Kurang Percaya Diri Karena Sering Dibully Di Sekolah

Published by:

Dia adalah seorang gadis yang berusia 16 tahun, anak pertama dari 4 bersaudara. Memiliki minat dan bakat pada seni menggambar atau design. Setelah lulus SMP, orang tuanya menyarankan untuk melanjutkan sekolah di SMK, karena orang tuanya melihat potensi yang dimiliki anaknya dalam seni gambar. Dengan harapan nantinya bisa melanjutkan kuliah pada jurusan yang pas dengan minat bakatnya. Pada awal masuk SMK, dia merasa baik-baik saja. Dia senang berada di sekolah tersebut, dan sangat menikmati masa awal sekolah di SMK tersebut.

Hingga suatu hari terjadi sesuatu hal yang tidak ia inginkan, dia dibully oleh beberapa temannya. Semenjak kejadian itu, dia mulai merasa tidak nyaman berada di sekolah. Dia merasa takut ketika berada di sekolah, takut ketika hendak pergi ke sekolah, hilang semangat untuk pergi ke sekolah.

Bahkan ditemukan dalam diarynya, dia menuliskan beberapa kalimat dalam bahasa Inggris, yang isinya sebagai berikut :

  • School – The only first word i’m scared of does not mean i always want to absent.
  • When can i hear you or see you understand?
  • I’m scared. i told you before but is seems that you does not give a damn.
  • Being in public like school always get me hard to breath.
  • I want to run away.
  • When i need you the most, slap me and i’ll get into mental hospital.
  • You now half of it, not everything so stop pretend that you know everything, it hurts me.
  • I always alone with my imagination and thoughts.
  • I’m sick, you told me to drink medicine.
  • I want to be a kid again.
  • I always act like i’m a kid without i’m knowing.

Ketika diperhatikan sekilas dari diary diatas, menunjukkan bahwa betapa tertekan batinnya anak ini. Sepengetahuan orang tuanya, dia dulu pernah dibully oleh beberapa temannya, karena dibagian kakinya terdapat warna belang. Mendapatkan bullyan tersebut membuat anak itu mogok sekolah dalam beberapa hari, ketik disuruh berangkat sekolah selalu memiliki alasan untuk tidak berangkat, alasan sakit ataupun lainnya.

Setelah beberapa hari tidak masuk sekolah, kemudian dia bersedia masuk sekolah lagi. Dan saat ini kejadian tersebut terulang kembali, orang tuanya mengeluhkan dia jadi tidak mau masuk sekolah, malas belajar, malas melakukan hal apapun. Kemudian orang tuanya menghubungi kami untuk melakukan Hipnoterapi yang sudah melalui persetujuan anaknya tersebut.

WordPress SEO fine-tune by Meta SEO Pack from Poradnik Webmastera