Contoh emosi positif adalah senang, ceria, tenang, damai dan lain sebagainya. Anda tentu sering mengalami emosi positif. Baik itu Anda sadari atau tanpa disadari.

 
Contoh emosi negatif adalah marah, sedih, kecewa, menangis, dan lainnya. Anda juga pasti pernah mengalami emosi negatif ini. Hampir setiap orang pernah alami emosi negatif maupun positif.
 
Penting Anda ketahui. Endapan emosi masa lalu dapat berdampak dalam kehidupan Anda saat ini. Dampak positif maupun negatif. Seperti yang dialami oleh salah seorang klien kami. Seorang pengusaha sukses. Berhasil mengakuisisi lebih dari 4 perusahaan asing.

 

contoh emosi positif dan negatif
Memiliki kebebasan finansial, itu sudah pasti. Tapi ada kondisi yang membuatnya tidak nyaman. Ia tidak dapat mengontrol kemarahan dalam dirinya. Ia mudah sekali marah-marah. Terkadang tanpa sebab yang jelas.
 
Ia terlahir dari keluarga dengan kondisi ekonomi pas-pasan. Untuk sekolah, ia harus berjuang sendiri untuk membayar SPP. Memiliki ayah yang keras. Ia sering sekali dimarahi oleh ayahnya. Masa kecilnya begitu keras.
 
Setelah menyelesaikan sekolah SMP di kampung halaman, ia merantau ke Surabaya. Dengan berbekal uang seadanya, ia nekad. Tanpa ada sanak saudara di Surabaya. Tiba di Surabaya tidak langsung dapat pekerjaan. Karena belum memiliki tempat tinggal, ia tidur diemperan toko. Makan sehari sekali, kadang puasa, untuk menghemat pengeluaran, karena belum ada penghasilan.
 
Ia melakukan segala pekerjaan untuk mendapatkan uang. Seakan udah putus urat malu. Apapun ia lakukan, selama pekerjaan itu halal. Berbagai pekerjaan pernah ia lakukan. Dengan tekad yang kuat untuk merubah nasib.
 
Setelah beberapa tahun (lebih dari 10 tahun) berjuang, akhirnya ia pun memperoleh hasilnya. Ia berhasil memperoleh pencapaian-pencapaian yang luar biasa. Hingga akhirnya dapat mengakuisisi beberapa perusahaan asing. (contoh emosi positif).
contoh emosi positif
Dari peristiwa yang dialami klien kami ini, dapat diambil pelajaran yang penting. Kondisi kepahitan yang dirasakan pada waktu kecil, memunculkan motivasi/ semangat (contoh emosi positif). Terus bertahan hidup dan berjuang menggapai impian. Kerja keras yang dilakukan tanpa mengenal menyerah, akhirnya membuahkan hasil.
 

Sikap ayahnya yang keras dan kasar, mengakibatkan tumpukan kemarahan (contoh emosi negatif). Dahulu waktu kecil tak memiliki power untuk melampiaskannya. Emosi tersebut menancap tajam dalam pikiran bawah sadarnya. Dampaknya dimasa sekarang adalah ia sulit untuk mengontrol kemarahannya. Mudah marah-marah, walaupun hal sepele.

 
Solusinya yaa harus diberesin itu. Media Sugesti memiliki konselor-konselor yang expert dalam membantu menetralisir endapan emosi masa lalu. Pikiran Anda akan terasa ringan setelah melakukan konseling tersebut. Hidup Anda pasti jauh lebih bahagia dan bergairah.
Konsultasi dan Motivasi dengan Media Sugesti? Booking jadwalnya sekarang juga. Klik Disini