Hipnoterapi Gagap Ketika Berbicara Dengan Orang Lain

Tidak sedikit orang mengalami gangguan bicara semisal gagap atau bicara terbata-bata atau kesulitan berbicara. Ada yang mengalaminya semenjak ia kecil, ada juga yang mulai mengalami gagap di usia tertentu. Kondisi ini tidak jarang membuat penderitanya mengalami bullying dari orang-orang sekitar. Bila semua orang diberikan pilihan, tentunya tidak ada yang mau mengalami gagap, pasti semua memilih untuk bisa berbicara dengan lancar. Lantas bagaimana jika Anda ditakdirkan mengalami kondisi tersebut?

Beberapa orang menghubungi kami dengan keluhan mengalami gangguan bicara, gagap ketika berbicara dengan orang lain, terlebih orang yang belum dikenal. Dia juga mengalami gagap ketika harus berbicara didepan umum atau banyak orang. Dahulu waktu ia masih kecil hingga sekolah SMP, dia berbicara lancar, berbicara normal seperti teman-teman lainnya. Tidak pernah mengalami gangguan sulit bicara.

Waktu SMP ia pernah mengalami kejadian gagal presentasi di depan kelas, sehingga teman-temannya ada yang menghinanya. Berawal dari kejadian itu, dia tidak berani lagi berbicara di depan kelas atau berbicara di depan teman-temannya saat ada tugas kelompok. Kondisi itu terbawa sampai sekarang, sering berbicara terbata-bata saat menyampaikan sesuatu di depan banyak orang. Terkadang gak bisa bicara sama sekali, lidah rasanya kaku, keluar keringat yang banyak, dan tubuh rasanya gemetaran.

Mengalami gagap di usia tertentu dapat disebabkan oleh pengalaman buruk berkaitan berbicara di depan umum, pernah mendapatkan ejekan atau hinaan karena gagal presentasi, yang menyebabkan seseorang kehilangan kepercayaan diri ketika berbicara dengan orang lain. Hal yang dapat dilakukan untuk mengatasinya adalah dengan membangkitkan kembali kepercayaan diri Anda.

Hipnoterapi gagap ketika berbicara dengan orang lain merupakan salah satu terapi yang bisa Anda lakukan. Hipnoterapi dapat membantu Anda memunculkan dan meningkatkan rasa percaya diri Anda. Proses perubahan seseorang untuk dapat tampil percaya diri kembali itu secara bertahap, tidak serta merta setelah melakukan terapi langsung berubah 180 derajat. Ibarat orang yang sedang berlatih menaiki sepeda, dia harus belajar menjaga keseimbangan, belajar mengayuh yang benar, belajar menyetir yang benar.

WordPress SEO fine-tune by Meta SEO Pack from Poradnik Webmastera