Hipnoterapi | Terapi Perilaku Untuk “SI BERMASALAH”

https://i0.wp.com/us.images.detik.com/content/2011/05/10/900/BSPickyeaterCTT.jpg?resize=248%2C186

Perilaku negatif si prasekolah dapat diperbaiki jika hubungan ayah-ibu-anak turut dibenahi.
Inilah penjelasan mengenai beberapa perilaku anak usia prasekolah yang banyak dikeluhkan orang tua:

– Agresif
Bentuk agresivitas yang paling mudah terlihat pada anak adalah tindakan memukul, menendang, mencubit, menggigit, mencakar, membanting barang dengan maksud merusak, ataupun menyakiti diri sendiri…

– Menyembunyikan barang orang lain
Anak bermasalah seringkali kedapatan menyembunyikan barang milik orang lain ketika emosinya sedang “naik”.

 
– Mogok Makan
Tujuan anak melakukan gerakan mogok makan tak lain adalah mencari perhatian dari orang tua ataupun orang-orang di sekitarnya. Bila emosinya sedang memuncak, bisa seharian anak tidak mau menyentuh makanan yang seharusnya dimakan.

 
– Problem Konsentrasi
Yang dihadapi di sini adalah problem konsentrasi yang bukan disebabkan faktor neurologis. Anak akan sering melamun, terlihat “serius” tapi sebetulnya sama sekali tak bisa konsentrasi karena pikirannya justru mengawang-awang entah ke mana.

 
– Menarik Diri
Anak-anak tertentu cenderung menarik diri dari lingkungan selagi emosinya memun-cak. Ia lebih suka berdiam diri seharian di kamarnya dengan tidak mau menyahut kala dipanggil. Pendeknya, ia menghindari pertemuan dengan siapa pun.

STOP SALAHKAN ANAK

Cara mengungkapkan emosi yang menurut ukuran orang tuanya kelewat batas sebenarnya adalah reaksi terhadap sesuatu yang tidak bisa diselesaikannya sendiri. Bisa jadi anak ini sudah sampai di puncak emosi dan kemudian mengeluarkannya dalam bentuk agresivitas yang dinilai negatif. Namun sebetulnya semua itu dilakukan karena ia sendiri tidak tahu harus bagaimana.

Banyak orang tua yang kemudian membawa anak-anak “bermasalah” ini ke psikolog untuk diterapi padahal sebetulnya orang tua dulu yang harus membuka diri. Seringkali masalahnya jadi buntu kalau orang tua tidak mau mengungkapkan satu-dua hal yang menyangkut kondisi dalam keluarga, padahal bukan tidak mungkin justru itulah sumber masalah yang sebenarnya.

Apa yang sedang terjadi di rumah, entah masalah dengan pasangan hidup, beban kerja di kantor, maupun masalah-masalah berat lainnya, pasti akan berimbas pada interaksi antara orang tua dengan anak. Mengapa? Karena ia akan menangkap apa yang dilihat dan dirasakan sebagaimana adanya atau belum bisa melihat permasalahan secara objektif. “Orang tua yang marah, sedih, depresi, memendam masalah dan sebagainya akan dirasakan anak sebagai bentuk kehilangan rasa aman atau yang disebut insecure,”

Sumber : https://www.facebook.com/cangkruan.parenting?ref=ts&fref=ts

————————————————————————————

Anak Anda BERMASALAH??

Hub. Klinik Hipnoterapi Media Sugesti, Jl. Gubeng Kertajaya 7C No.56, Surabaya.

Telp. 03131224499

Buka : Setiap hari Selasa – Minggu, Pukul 09.00 – 17.00