Suatu pagi disebuah kelas perkuliahan seorang dosen meminta seorang mahasiswanya yang berbadan paling besar dan tegap maju kedepan.

Kemudian sang dosen meminta sang mahasiswa mengangkat tangan kanannya sejajar dengan pundak. Kemudian ia diminta memedang sebuah pensil ditangan kanannya oleh sang dosen.

Kemudian sang dosen bertanya, “Apa kamu kuat mengangkat pensil ini?”

Dengan senyum sombong sang mahasiswa segera menjawab, “enteng Pak, gampang.”…

Mendengar jawaban mahasiswanya, sang dosen tersenyum dan kembali melanjutkan perkuliahan.

Tidak sampai 15 menit sang mahasiswa menyerah karena ia kelelahan dan tidak sanggup lagi mengangkat pensil tersebut.

Sang dosen tersenyum kemudian berkata, “Tahukah engkau kenapa dengan beban benda yang sama, diawal engkau kuat mengangkatnya tapi setelah 15 menit engkau tidak kuat lagi. Karena kekuatan manusia ada batasnya, manusia punya ambang kelelahan atau rasa capek. Solusinya adalah dengan segera berbagi beban itu pada yang lain.”

Sahabat, seringkali dalam hidup jika Anda punya masalah atau perasaan tidak nyaman dengan seseorang, Anda berusaha untuk memendamnya dengan harapan itu bisa hilang sendirinya.

Padahal sejatinya jika Anda terus memendamnya itu bagaikan Anda meniupkan angin terus menerus pada sebuah balon, dan akibatnya terjadi letusan emosi.

So, mulai sekarang biasakanlah untuk menyampaikan masalah atau perasaan apapun pada orang yang Anda percaya alias curhat karena sesungguhnya dengan curhat itu telah menyelesaikan separuh dari masalah itu sendiri.

Semoga bermanfaat!!

Inspired by – Coach Asnando Danu