MENINGKATKAN RASA PERCAYA DIRI UNTUK MENCAPAI TUJUAN HIDUP

Saya memiliki seorang sahabat, yang berasal dari sebuah desa yang terletak disebuah kabupaten di Jawa Timur. Saya mengenalnya sudah begitu lama. Sabahat saya ini berasal dari sebuah keluarga yang pas – pasan. Ia seorang lulusan SMP di daerahnya.  Di waktu masih kecil ia sangat hobby dengan sepakbola dan memancing. Hobby sepakbola ini terinspirasi kakaknya yang terdaftar sebagai pemain diliga tarkam didaerahnya. Setiap sore ia dan teman-temannya bermain sepakbola dilapangan disekitar tempat tinggalnya.

Jika hari libur tiba, ia bersama temannya pergi memancing ke sebuah danau atau telaga di dekat rumahnya, “sangat mengasyikkan sekali waktu itu,” ungkapnya. Masa kecil yang sangat menyenangkan. Banyak masa-masa indah yang pernah dilalui dimasa kecilnya hingga beranjak dewasa. Kenangan masa lalu itu masih teringat jelas hingga saat ini. Kegembiraan saat bersama teman-teman masih terlihat jelas dalam hati dan pikiran.

meningkatkan-rasa-percaya-diri-untuk-mencapai-tujuan-hidupPerjalanan hidup ini sangat mengasyikan. Memiliki hobby dan dapat tersalurkan adalah hal yang menyenangkan bukaan? Namun, namanya kehidupan, pasti ada kekurangan dan kelebihan, ada rasa senang dan ada kalanya kesedihan datang.

Sepulang sekolah, ia memiliki rutinitas yang tak bisa ditinggalkan, yaitu mencari pakan ternak (kambing). Hal ini ia lakukan untuk membantu meringankan beban orang tuannya. Menurut dia, hal tersebut yang bisa dilakukan waktu itu untuk membantu meringankan beban orang tua. Orang tuanya adalah seorang petani. Penghasilannya ialah dari hasil pertanian.

Singkat cerita, dari perjalanan hidupnya ini, ia mengalami masalah dengan kepercayaan dirinya. Ia merasa minder, susah untuk bergaul dengan orang baru, takut untuk mengungkapkan pendapat, takut bertanya (suatu misal dalam sebuah forum), ia merasa takut salah dengan yang ingin diucapkannya, ia takut dapat hinaan dari orang lain, sehingga membuatnya pasif, berusaha mendengarkan orang lain tanpa harus bertanya atau berkomentar, keluar keringat saat ngobrol dengan orang baru, dll.

Dengan kondisinya yang seperti ini, ia merasa terganggu. Ia memiliki aktivitas yang seringkali harus menemui orang yang baru ia kenal, melakukan presentasi kepada orang yang baru ia jumpai. Apakah Anda pernah atau sedang mengalami kondisi yang mirip dengan yang dirasakan sahabat saya ini? Jika IYA, semoga Anda mendapatan pencerahan dari artikel ini. Lanjuuut. Ia menyadari bahwa kondisi ini harus segera diselesaikan, ia ingin lebih percaya diri.

Saya bertanya “apa yang kamu rasakan atau pikirkan ketika ingin bertemu dengan orang baru atau saat sedang ngobrol dengan orang baru?” “saya takut nanti saya salah ngomong, saya bingung apa yang harus saya omongkan. Dan beneran, setiap saya berpikiran takut salah, bingung mau ngomong apa, pas ketemuan dengan seseorang, yang terjadi adalah saya blank. Padahal sudah saya persiapkan sebelumnya. Nanti kalau ketemu si A, bakalan ngomongin ini, ini dan ini. Tapi, pas ketemuan, hilang semua – hal yang ingin saya sampaikan. Saya sering banget mengalami seperti ini.” Jawabnya. Ia pun melanjutkan dengan sebuah pertanyaan, “lalu apa yang harus saya lakukan? Bagaimana cara meningkatkan rasa percaya diri?

Dalam hidup ini disadari atau tanpa disadari, Anda bergerak untuk menggapai 2 hal, yaitu menjauhi sengsara atau mendekati kesenangan. Anda ingin lebih percaya diri karena Anda ingin enjoy saat ngobrol dengan orang baru, mudah bergaul(kesenangan). Dan gak mau lagi merasakan keringat dingin, gemetar, takut dihina (kesengsaraan). Namun ada tipe orang yang nyaman dalam kesengsaraan, suatu contoh ia nyaman memiliki rasa minder, karena agar dia tidak disuruh melakukan presentasi didepan umum, dll. Anda tipe orang yang mana?

Sekarang tugas Anda adalah mengambil dua lembar kertas. Pada kertas pertama, Anda tuliskan kekurangan Anda, lalu kertas yang kedua, Anda tuliskan kelebihan Anda. Tulis kekurangan dan kelebihan Anda, sebanyak-banyaknya. Jika Anda sudah selesai menulis kekurangan dan kelebihan Anda, sekarang perhatikan baik-baik apa saja kekurangan dan kelebihan Anda. Setelah Anda perhatikan, sekarang sobek kertas yang bertuliskan kekurangan Anda. Sekarang tinggal selembar kertas yang berisikan semua kelebihan yang Anda miliki. Fokuskan tubuh dan pikiran Anda kepada kelebihan Anda, sadari Anda memiliki kelebihan tersebut. Rasa minder datang karena Anda terlalu fokus terhadap kekurangan Anda, dan lebih fokus terhadap kelebihan orang lain.

Anda kenal Valentino Rossi? “Iya”. Siapa dia? “Valentino Rossi adalah seorang pembalap Moto GP yang sudah beberapa kali menjuarai lomba Moto GP.” Kira-kira, jika Anda balapan dengan Valentino Rossi, siapa yang akan menang? “Yaa jelas Valentino Rossi.” Anda benar, jika balapannya di sirkuit, namun coba Anda bayangkan, jika balapannya di gang daerah rumah Anda, siapa yang akan menang? “Yaa, saya yang menang. Karena saya lebih hafal rute dan kondisi jalan gang daerah rumah saya.” Iyaa benar sekali. Begitupun yang terjadi saat Anda presentasi didepan orang banyak, Anda mempresentasikan materi yang Anda kuasai, jadi Anda harus yakin Anda mempu mempresentasikannya dengan baik. Seperti halnya Anda menang balapan dengan Valentino Rossi di jalan gang daerah Anda. Setuju? “Iyaa, saya setuju.” Okaay, mulai sekarang dan seterusnya Anda lebih PERCAYA DIRI yaa!!

Memang setiap perubahan perilaku tidak bisa langsung berubah total, membutuhkan proses, Anda harus sabar melewati step by stepnya. Ketika muncul rasa minder atau grogi, langsung Anda ingat dan fokus pada kelebihan Anda. Sehingga lama kelamaan Anda akan menjadi terbiasa. Ibaratnya Anda belajar naik sepeda, yang dulunya gak bisa – hingga sekarang bisa adalah buah kerja keras Anda dalam berlatih.

Dan satu hal lagi yang ini adalah sangat penting untuk membantu perubahan dalam hidup Anda adalah temukan tujuan hidup atau impian Anda. Tujuan hidup atau impian harus jelas (bisa Anda bayangkan, rasakan, dan memunculkan semangat untuk mencapainya). Suatu contoh, memiliki rumah dua lantai dengan tembok berwarna crème, dibagian depan rumah ada halaman yang ditanami bunga anggrek, disamping kiri ada carport, dan dibagian belakang ada kolam renangnya. Sehingga dengan memiliki tujuan hidup yang jelas, segala hal yang menghambat tercapainya tujuan, abaikan atau tinggalkan. Seperti halnya rasa minder, jika rasa minder ini menghambat tercapainya tujuan hidup Anda, maka tinggalkan dan abaikan. Jadilah pribadi yang lebih percaya diri, sehingga mendukung tercapainya tujuan hidup Anda. Semangat meningkatkan rasa percaya diri untuk mencapai tujuan hidup Anda.

Semoga Bermanfaat.

WordPress SEO fine-tune by Meta SEO Pack from Poradnik Webmastera