subconcius mind, pikiran bawah sadar, hipnosis, media sugesti, hipnoterapi surabaya

Neuro Linguistic Programming (NLP) adalah suatu metode komunikasi interpersonal dan merupakan pendekatan alternative terhadap psikoterapi yang didasarkan kepada pembelajaran subjek mengenai bahasa, komunikasi dan perubahan personal. Namun sebenarnya banyak sekali definisi tentang NLP, Carol Harris mengatakan bahwa “NLP adalah keingintahuan, panduan pemikiran, pembelajaran, hakikat pengalaman dan perangkat lunak otak”.

 

Neuro Linguistic Programming (NLP) didirikan pertama kali oleh Richard Bandler dan Dr. John Grinder sekitar tahun 1970-an. Richard Bandler adalah seorang lulusan Universitas California Santa Cruz sebagai sarjana matematika, ia sangat ahli di bidang computer dan fisika. Selain dia juga belajar psikologi karena terdorong oleh sahabat-sahabatnya, dari keluarga terapi seperti Milton Erickson, Virginia Satir, dan Frizt Perls. Sedangkan Dr. John Grinder, ia adalah seorang Professor Linguistik. Dia memperoleh gelar Ph.d. Linguistik spesialis teori-teori linguistik Noam Chomsky

 

Neuro Linguistic Programming (NLP) secara ilmiah mempunyai definisi seperti dibawah ini :

 

Neuro : mengacu ke system syaraf Anda, system penghubung lima indera Anda.

Linguistic : kemampuan alami berkomunikasi secara verbal dan nonverbal. Verbal mengacu pada pilihan-pilihan kata dan frase. Nonverbal berkaitan dengan “bahasa sunyi” seperti postur, gerak-gerik, dan tingkah laku.

Programming : mengacu pada pola berpikir, perasaan, dan tindakan Anda.

 

Neuro Linguistic Programming (NLP) mempunyai beberapa asumsi dasar, antara lain menghormati cara orang lain membentuk dunia, peta bukanlah wilayah, selalu ada maksud baik dari setiap tingkah laku, orang-orang melakukan sesuatu yang terbaik yang mereka bisa sebatas sumber-sumber yang mereka ketahui, tidak ada orang yang kaku, hanya komunikator yang kurang fleksibel, makna komunikasi adalah respon yang peroleh, seseorang dengan fleksibilitas akan mampu mengontrol dirinya, tak ada kegagalan hanya umpan balik yang kurang tepat, setiap pengalaman memiliki strukturnya sendiri, manusia mempunyai dua tingkatan komunikasi (sadar dan bawah sadar), semua orang mempunyai /memiliki sumber-sumber yang cukup guna merubah diri kearah yang lebih positif, tubuh dan pikiran selalu mempengaruhi, jika sesuatu mungkin bagi seseorang, maka hal itu juga mungkin bagi yang lainnya, dan saya bertanggung jawab atas pemikiran saya, oleh karena itu, saya bertanggung jawab akan hasil yang saya peroleh.{jcomments on}