Membincang tentang bahagia adalah hal yang selalu menjadi tujuan setiap orang. Apapun aktivitas yang dilakukan, ujung-ujungnya adalah pencapaian kebahagiaan. Tidak soal apakah Anda seorang siswa sekolah, mahasiswa, guru, dosen, karyawan, pebisnis, atau apapun pekerjaan Amda, tentu ingin bahagia. Boleh dibilang, kebahagiaan merupakan tujuan hidup yang paling hakiki baik di dunia maupun di akhirat nanti.

Saya sangat senang Anda bersedia untuk berbincang dengan saya sampai sejauh ini. Anda adalah teman mengobrol yang paling menyenangkan dalam hidup saya. Selanjutnya, khusus untuk Anda,  saya akan memberikan tips praktis untuk mencapai kebahagiaan. Hal ini saya sampaikan sebagai ungkapan rasa terima kasih saya kepada Anda. Semoga Anda berkenan untuk menerima persembahan dari saya berikut ini…

#Tips_praktis_bahagia yang pertama adalah #Temukan impian Anda.

Langkah pertama untuk meraih kebahagiaan adalah menemukan impian. Langkah ini sangatlah penting. Impian bagaikan alamat yang akan Anda tuju di masa depan. Tanpa menemukan impian, Anda tidak akan tahu akan kemana menjalani kehidupan ini. Tanpa impian, Anda bisa hidup, tapi dalam kegalauan. Tanpa impian, kebahagiaan yang inginkan mustahil tercapai. Sebab Anda sendiri tidak tahu kebahagiaan seperti apa yang Anda harapkan.

Nah, bagaimana menentukan impian? Hal yang paling penting, impian itu harus berasal dari hati dan pikiran Anda sendiri, bukan terpaksa mengikuti tuntutan norma sosial atau hanya karena ikut-ikutan seperti yang diimpikan teman Anda. Impian harus muncul dari dalam jiwa Anda sendiri!

Selain itu, apa yang Anda impikan harus dapat digambarkan atau divisualisasikan, dan mengandung emosi yang positif. Hindari mengimpikan sesuatu hal yang abstrak, yang tidak bisa digambarkan. Jika impian tidak bisa direka dalam bentuk gambar, maka pikiran akan sangat sulit untuk meresponsnya. Jika pikiran sulit merespons, maka sinyal pikiran yang terpancar menjadi tidak tepat sasaran.

Impian juga harus mengandung emosi positif. Setiap kali Anda mengingat impian Anda itu, diri Anda diliputi rasa antusiasme yang sangat tinggi. Jika tidak muncul antusiasme seperti itu, bisa jadi impian yang Anda gantung adalah impian milik orang lain atau Anda hanya ikut-ikutan mengimpikannya. Semakin Anda mengejar impian yang bukan merupakan milik Anda, maka bisa jadi Anda akan semakin menumpuk keterpurukan di dalam batin sendiri. Sebab itu, pilihlah impian Anda sendiri. Gambarkan impian itu, dan aliri dengan emosi yang positif.