Apa yang dimaksud Trauma dan bagaimana cara menjinakkannya?

Trauma..menjadi sebuah kata yang sering anda dengar, anda lihat bahkan mungkin sedang anda alami saat ini. Trauma sendiri berarti respon emosional terhadap situasi menakutkan atau menyedihkan seperti kecelakaan, tindak kekerasan, atau bencana alam. Jika melihat arti dari trauma sendiri bisa disimpulkan bahwa trauma dapat dialami setiap orang tanpa memandang usia, jenis kelamin, latar belakang keluarga¬† dapat mengalaminya…

Beberapa ciri yang umumnya sering terlihat ketika orang mengalami trauma antara lain :

  • Teringat kembali dengan peristiwa traumatik atau flasback. Seseorang yang mengalami trauma dapat dengan mudah mengingat kembali peristiwa traumatik dan bersikap seolah-olah mengalaminya kembali.
  • Menghindari hal-hal yang berhubungan atau mengingatkan kembali dengan peristiwa traumatik. Penghindaran ini justru akan semakin membuat penderita menutup diri dari lingkungannya.
  • Melampiaskan perasaan pada hal-hal yang bersifat negatif seperti mengonsumsi obat penenang, obat tidur, alkohol dan rokok sebagai upaya untuk mengalihkan ingatan dan perasaan traumatik.
  • Memicu munculnya reaksi fisik seperti susah tidur/insomnia, sulit konsentrasi.
  • Muncul perasaan bersalah dan meyakini bahwa diri sendiri pantas untuk disalahkan setelah terjadinya perisitiwa traumatik.

Trauma tidak akan menjadi berbahaya jika orang tersebut mampu menyadari keadaan emosionalnya saat itu dan melakukan tindakan penanganan dengan segera. Langkah awal yang dapat anda lakukan ketika menyadari diri anda mengalami trauma adalah dengan menceritakan perasaan , pemikiran anda kepada orang yang anda percayai dan perduli terhadap. Dengan melakukan ini berarti anda mampu untuk mengeluarkan perasaan tidak mengenakkan yang ada di pikiran anda dan mendapat dukungan dari pihak luar.

Ketika langkah awal tersebut masih belum menunjukkan hasil yang memuaskan,maka anda perlu mengunjungi tenaga profesional seperti psikolog, hipnoterapis, psikiater untuk mendapat penanganan lebih lanjut. Dengan berbagai metode penanganan seperti psikoterapi, hipnoterapi, EFT, dll akan lebih membantu dalam menyembuhkan trauma.

By : Pradiptha Oktorindra

{jcomments on}