085105224499 Mengatasi Rasa Kurang Percaya Diri Karena Sering Dibully Di Sekolah

Dia adalah seorang gadis yang berusia 16 tahun, anak pertama dari 4 bersaudara. Memiliki minat dan bakat pada seni menggambar atau design. Setelah lulus SMP, orang tuanya menyarankan untuk melanjutkan sekolah di SMK, karena orang tuanya melihat potensi yang dimiliki anaknya dalam seni gambar. Dengan harapan nantinya bisa melanjutkan kuliah pada jurusan yang pas dengan minat bakatnya. Pada awal masuk SMK, dia merasa baik-baik saja. Dia senang berada di sekolah tersebut, dan sangat menikmati masa awal sekolah di SMK tersebut.

Hingga suatu hari terjadi sesuatu hal yang tidak ia inginkan, dia dibully oleh beberapa temannya. Semenjak kejadian itu, dia mulai merasa tidak nyaman berada di sekolah. Dia merasa takut ketika berada di sekolah, takut ketika hendak pergi ke sekolah, hilang semangat untuk pergi ke sekolah.

Bahkan ditemukan dalam diarynya, dia menuliskan beberapa kalimat dalam bahasa Inggris, yang isinya sebagai berikut :
  • School – The only first word i’m scared of does not mean i always want to absent.
  • When can i hear you or see you understand?
  • I’m scared. i told you before but is seems that you does not give a damn.
  • Being in public like school always get me hard to breath.
  • I want to run away.
  • When i need you the most, slap me and i’ll get into mental hospital.
  • You now half of it, not everything so stop pretend that you know everything, it hurts me.
  • I always alone with my imagination and thoughts.
  • I’m sick, you told me to drink medicine.
  • I want to be a kid again.
  • I always act like i’m a kid without i’m knowing.

Ketika diperhatikan sekilas dari diary diatas, menunjukkan bahwa betapa tertekan batinnya anak ini. Sepengetahuan orang tuanya, dia dulu pernah dibully oleh beberapa temannya, karena dibagian kakinya terdapat warna belang. Mendapatkan bullyan tersebut membuat anak itu mogok sekolah dalam beberapa hari, ketik disuruh berangkat sekolah selalu memiliki alasan untuk tidak berangkat, alasan sakit ataupun lainnya.

Setelah beberapa hari tidak masuk sekolah, kemudian dia bersedia masuk sekolah lagi. Dan saat ini kejadian tersebut terulang kembali, orang tuanya mengeluhkan dia jadi tidak mau masuk sekolah, malas belajar, malas melakukan hal apapun. Kemudian orang tuanya menghubungi kami untuk melakukan Hipnoterapi yang sudah melalui persetujuan anaknya tersebut.

WordPress SEO fine-tune by Meta SEO Pack from Poradnik Webmastera