Tes Sidik Jari Paket Keluarga

SIDIK JARI (finger prints) adalah bagian tubuh yang sangat unik. Dimana pola dan komposisinya berbeda pada setiap orang.

Dalam penelitian terbukti sidik jari merupakan potret potensi kepribadian. Baik yang sudah nampak ataupun yang masih terpendam.

MANFAAT!
Tes Potensi Kepribadian Melalui Sidik Jari akan membantu Anda sekeluarga untuk lebih cepat mengenali potensi-potensi kepribadian masing-masing. Baik yang sudah tampak dan disadari; sebetulnya sudah tampak namun tidak disadari; hingga potensi kepribadian yang masih terpendam.

SEBAGAI PASUTRI Anda akan memiliki dasar yang valid dalam mengenali diri Anda sendiri dan pasangan Anda. Sehingga Anda bisa mengambil sikap yang bijaksana dalam menyikapi perilaku dan sifat Anda dan pasangan Anda. Diharapkan Anda akan terhindar dari pertengkaran rumah tangga yang seharusnya tidak perlu terjadi.

SEBAGAI ORANG TUA Anda lebih cepat mengenali potensi kepribadian anak Anda. Termasuk gaya belajar dan bidang akademis apa yang sesuai dengan kepribadiannya. Sehingga Anda bisa mendukung lebih efektif pada perkembangan anak. Serta terhindar dari marah-marah pada anak, yang sebetulnya tidak perlu terjadi.

#ASPEK YANG DIUNGKAP PADA ORANG TUA DAN ANAK

1. 10 Motivasi Dasar

(Gambar 1, contoh laporan 10 Motivasi Dasar)

Mengetahui potensi dasar masing-masing anggota keluarga, akan menjadi dasar pertimbangan yang bijaksana dalam menyikapi perilaku dan sifat masing-masing.

2. Gaya Menyerap Informasi / Gaya Belajar / Akses Modalitas

(Gambar 2, contoh laporan gaya menyerap informasi / gaya belajar / akses modalitas)

 

Masing-masing gaya menerima informasi ini memiliki ciri-ciri perilaku tertentu. Ketika antara ayah, ibu, dan anak saling memahami gaya menyerap informasinya, maka pola komunikasi dalam keluarga bisa terjadi dengan efektif.
Serta terhindar dari cekcok atau kejengkelan yang sia-sia.

3. Group Intelegence

(Gambar 3, contoh laporan group intelegence)

Group intelegence yang terdiri dari Akademis (intelegensi), Personal (emosi) dan Seni (keterampilan) adalah salah satu potensi dasar seseorang. Dengan memahami group intelegence ini, Ayah dan Ibu bisa merenungkan perkembangan aktivitas kesehariannya. Apakah sesuai dengan kecerdasannya, dan bagaimana dengan progresnya.

Disamping itu, orang tua juga bisa mengamati dan menyesuaikan kegiatan anaknya sesuai dengan kecerdasannya. Sehingga bisa memberkan hasil yang maksimal.

4. Dominasi Bagian Otak

(Gambar 4, contoh laporan dominasi bagian otak)

Dengan memahami dominasi otak, maka sesama anggota keluarga bisa memaklumi sifat-sifat masing-masing. Disamping pula bisa mengetahui celah cara komunikasi, sehingga mudah diterima oleh lawan bicara.

5. Tingkat stress

(Gambar 5, contoh laporan tingkat stress)

Ketika Ayah dan Bunda sama-sama mengetahui potensi stress masing-masing. Maka bisa memahami jika ada salah satu yang mudah stress dan yang satunya tamak tenang ketika menghadapi masalah. Sehingga bisa menjaga pola
hubungan secara bijaksana.

Disamping pula, ketika orang tua mengetahui potensi tingkat stress anaknya. Maka orang tua bisa mengantisipasi stress pada anak. Sehingga stress tidak mengganggu belajarnya.

6. Kemampuan menyerap dan merespon informasi

(Gambar 6, contoh laporan kemampuan menyerap dan merespon informasi)

Kecerobohan dan ketelitian seseorang, bisa terlihat dari analisa ini. Dengan mengetahui potensi menyerap dan merespon informasi antar anggota keluarga. Akan menjadi pertimbangan yang bijaksana untuk bersikap.

#ASPEK TAMBAHAN PADA ANAK

1. Kapasitas Pekerjaan

(Gambar 7, contoh laporan kapasitas pekerjaan)

Potensi kapasitas pekerjaan adalah aspek yang sangat penting untuk orang tua dan anak. Dengan mengetahui potensi kapasitas pekerjaan ini, maka penentuan cita-cita serta harapan memilih jurusan studi, bisa terarah dengan
baik.

2. Multiple Intelligence

(Gambar 8, contoh laporan multiple intelligence)

Prestasi seseorang sangat ditentukan oleh kecerdasannya. Ketika oran tua mengenal potensi kecerdasan anaknya, mana yang dominan dan mana yang tidak. Maka harapan dan pemberian fasilitas belajar bisa lebih efektif menunjang anak mewujudkan kesuksesan.

3. Rekomendasi Jurusan Sekolah

(Gambar 9, contoh laporan rekomndasi jurusan)

Ketika orang tua dan anak sama-sama memahami rekomendasi jurusan berdasarkan analisa potensi kepribadian anak, maka akan lebih tepat dalam memberikan fasilitas belajarnya.

4. Rekomendasi kuliah

(Gambar 10, contoh laporan rekomendasi kuliah)

Analisa rekomendasi kuliah ini sangat membantu orang tua dan anak dalam menentukan sarana belajar untuk mewujudkan kesuksessannya. Apalagi jika rekomendasi kuliah ini didapatkan sejak dini, maka orang tua dan anak bisa menata harapan, sehingga terhindar dari kekecewaan di kemudian hari.

#ASPEK TAMBAHAN PADA ORANG TUA

1. POLA ASUH ORANG TUA (GAYA ASUH)

(Gambar 11, contoh laporan gaya asuh)

Pola asuh orang tua, atau gaya asuh, adalah kecenderungan orang tua dalam memberikan pengasuhan pada anaknya. Ketika orang tua mengenali potensi dirinya dalam memberikan pengasuhan pada anaknya. Maka ia bisa
mengambil langkah yang bijaksana untuk menyempurnakannya.

2. KEPEMIMPINAN

(Gambar 12, contoh laporan kepemimpinan)

Potensi kepemimpinan dalam keluarga akan terungkap pada poin ini. Sehingga bisa menjadi bahan refleksi antara Ibu dan Ayah dalam mengelola rumah tangga, demi kebahagiaan bersama dan kesuksesan anak di masa
depan.

#BIAYA

Biaya yang dibutuhkan untuk pelaksanaan tes sidik jari keluarga adalah
Rp 940.000,- (sembilan ratus empat puluh ribu rupiah) per paket yang terdiri dari
:
+ Analisa Ibu dan Ayah
+ Analisa 2 (dua) orang anak
+ Buku laporan hasil analisa sidik jari untuk masing-masing
+ Konseling 30 menit.

Tambahan peserta :
+ Untuk anak : Rp 350.000,- per anak
+ Untuk kerabat dewasa : Rp 120.000,- per anak

INFO & PENDAFTARAN :

Media Sugesti – 085105224499

Jl. Gubeng Kertajaya 7C No. 56 Lt. 2 Surabaya

WordPress SEO fine-tune by Meta SEO Pack from Poradnik Webmastera